Skip to main content

Sebuah Surat Cahaya

Bukan hal yang imajiner ataupun mimpi

tidak akan terasa seperti serangan jantung

Bukan kata kata indah yang terangkai untuk menipu

bahkan bukan pula sentuhan ragawi yang semu

ini dekapan jiwa yang abadi

Keyakinan akan eksistensi jiwa yang dihormati

bukan kekaguman ragawi karena saling berbalas pandang

atau bahkan kemesraan layaknya dua sejoli 

ini sebuah keyakinan jiwa

Bukan hal yang diniatkan simpati dan dibalas dengan simpati 

dan pastinya bukan sekedar mengasihani

apa lagi mengemis kasih yang terkasihi

ini adalah hadiah dariNya karena gerak jiwa

Anda yakin itu cinta atau ternyata nafsu

ah sangat biasa untuk sulit membedakannya

kesedihan masa masa lalu memberi pelajaran 

bukan hanya sekedar ditangisi dan dibawa sampai mati

ini adalah puncak pikiran dalam bersikap

Terkagum pada sosok jiwa yang bukan bayang

sosok tangguh tak gemar menangisi diri

atau bahkan meghakimi karena keraguan

itu hanya sekedar emosi, sangat jauh dengan keanggunan jiwa yang dikenal

Suara indah dongengmu bukan gombalan yang membuat tersipu sipu

bukan sekedar sapaan romantis yg re-play hingga autis

memandangi raga yang ntah hilang kemana

Tunggulah disaat dia kembali menjemputmu 

Waktu yang manis semanis dulu dikala tak saling tahu

Bukan masa lalu yang tak pernah kembali menemuimu

Karena salah memahaminya atau mungkin karena memang bukan untukmu

Aku menawarkan jiwa yang bisa dibagi denganmu, hingga raga tak lagi sejiwa dimasanya tiba.

Comments